Siapa yang ga mau jadi perawan tua or perjaka tua..
dan siapa juga yang ga mau kalo terus sendirian tanpa pasangan hidup ??
kata orang kebanyakan pasti bilang gini " Jodoh itu udah ada yang ngatur " or " Jodoh itu di tangan Allah "
emang sih ga salah sama kata" itu dan emang bener juga sih hahaa.. ^_^
tapi engga harus kita pasrah juga sama kayak kata" itu.. Tapi kita juga harus nyari..
coba kalo pasrah, mending kalo langsung dapet.. kalo engga gimana ??
nah sekarang kalian simak aja dulu yang ini ok ^_^
Aktif Bergaul
Kurang pergaulan termasuk salah satu sebab seseorang sulit dan jauh
jodoh. Seseorang boleh cantik, boleh shalih, boleh tampan, tetapi kalau
hidup di hutan sendirian, sehingga tidak ada yang tahu tentangnya, siapa
yang mau dengannya? Tahu saja nggak. Sebaliknya ada seseorang yang
biasa-biasa saja, tampang mepet, rizki ala kadarnya, namun karena dia
aktif dan supel, dan Allah mentakdirkan, jodohnya pun mudah.
Banyak manfaat dari keaktifan seseorang dalam pergaulan, hanya saja
tetap harus dipahami etika pergaulan syariat, jangan hanya karena ngejar
jodoh lalu kaidah-kaidah syar’i di bidang ini dicampakkan, model
pergaulan ikhtilath bukan pilihan baik, tidak bagus sebagai pintu jodoh,
aktif dalam pengajian merupakan salah satu contoh pergaulan yang
syar’i, ilmu bertambah, rekan pun bertambah. Tetapi lahan ini pun tidak
steril dari penyimpangan, sebagian kalangan yang aktif di lahan orang
organisasi dakwah mengambil kerja sambilan, berdakwah sambil berpacaran,
sambil menyelam minum air, hatinya terasa gatal sekalipun sedang di
lahan dakwah, sehingga dia pun ikut-ikutan rendang-rendeng dengan wanita
yang bukan siapa-siapanya. Bukan teladan yang baik, karena sebenarnya
dakwah ya dakwah saja, ikhlas, tidak usah diaduk dengan penyimpangan
tindakan semacam itu.
Termasuk aktif bergaul adalah membuka jalinan silaturrahim secara lebih
intensif, meminta bantuan kerabat, teman dekat atau ustadz, ya namanya
usaha asalkan halal, maksud saya tidak melanggar rambu-rambu syariat kan
no problem, tidak perlu malu, karena malu itu semestinya dari sesuatu
yang haram. Ikut biro jodoh? Itu juga termasuk usaha, tetapi pilih yang
aturan mainnya syar’i. Semua itu termasuk ke dalam kriteria aktif
bergaul yang semoga mempermudah jalan mendapatkan pasangan.
Belajar
Cantik atau tampan merupakan syarat orang-orang awam dalam memilih
pasangan, namun bukan nomor satu di kalangan para shalihin dan shalihat,
karena mereka ini menyadari sepenuhnya anjuran teladan mulia mereka,
Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, untuk mengedepankan agama di atas
harta, nasab, kedudukan dan kecantikan.
Belajar adalah pintu ilmu, laki-laki atau wanita yang berilmu karena mau
belajar, insya Allah akan mudah jodohnya, sana-sini memintanya untuk
menjadi menantunya. Memang belajar agama untuk mudah jodoh menafikan
ikhlas dan itu tidak patut, tetapi orang yang berilmu dan mengamalkan
ilmunya memiliki kedekatan kepada Allah dan kecintaan dariNya kepadanya,
hal ini secara serta-merta membuka inayah (perhatian) dan pertolongan
Allah kepada yang bersangkutan, salah satunya –siapa yang tahu- dalam
urusan jodoh. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kan sudah
menyatakan bahwa menuntut ilmu memudahkan jalan ke surga, dan menikah
dengan niat ibadah juga merupakan jalan ke surga, bisa dipastikan Allah
akan memudahkan.
Bersih Penampilan
Berpenampilan rapih dan bersih tentu menarik hati orang yang melihat,
berpenampilan kumal dan kotor tentu menyebalkan, lebih-lebih bila
ditambah dengan BB (bau badan) yang naudzu billah, siapa yang dekat?
Salah satu sebab penolakan lamaran laki-laki kepada wanita adalah karena
si laki-laki tidak memperhatikan penampilan diri, padahal bila dia mau
sedikit memoles diri dengan menyisir rambutnya, merapikan dan
membersihkan pakaiannya, ditambah sedikit semprotan minyak wangi yang
soft, bisa jadi hasil berbeda.
Islam agama kebersihan, mengajak muslim dan muslimah untuk menjauh
kotor, jorok dan bau, sebaliknya menjaga kebersihan, keindahan dan
keharuman, jiwa manusia menyukai semua itu, tetapi Anda juga tidak
perlu, dalam rangka ini, berpenampilan seperti orang-orang awam pada
umumnya, lebih-lebih nyalon, tidak usah, buang-buang duit, israf yang
dilarang.
Penampilan yang paling bisa diandalkan adalah kemuliaan akhlak, tutur
kata dan tindakan yang dilambari ilmu syar’i, Anda bisa bayangkan
seseorang yang berbudi luhur, berilmu, kata-katanya terjaga, tindakannya
terukur, sekalipun mungkin dari sisi ketampanan biasa-biasa saja, namun
dengan kelebihannya di sisi yang lain, dia bisa menjadi luar biasa,
menarik orang untuk menjalin suatu hubungan dengannya.
Pola Hidup Sehat
Pernikahan menyeret kewajiban dan tanggung jawab, nafkah lahir dan batin
bagi laki-laki adalah salah satunya dan modal utama dalam hal itu
adalah kesehatan. Ya jelas, mana mungkin seorang suami atau istri bisa
menunaikan kewajiban itu bila dia tidak memiliki modal kesehatan.
Dalam taraf memilih, seseorang akan menomorsatukan sesuatu yang sehat
dan meninggalkan sesuatu yang cacat, bila seseorang mengetahui
pilihannya sakit, maka mungkin dia akan membatalkannya. Ketampanan atau
kecantikan menjadi kurang berarti saat pemiliknya tidak sehat. Tidak
keliru, karena bagaimana pun mukmin yang kuat adalah lebih baik dan
lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah.
Dari sini perlunya seseorang yang sehat menjaga kesehatannya dengan
cara-cara yang tidak menganggu ibadahnya dan bagi yang sakit, hendaknya
tidak malas untuk berobat, karena ‘daya jual’ seorang pemuda atau gadis
yang sakit-sakitan jelas pasti menurun. Pria lebih memilih gadis yang
sehat sekalipun kurang cantik daripada gadis yang cantik tetapi tidak
sehat dan sebaliknya.
Berdoa
Usaha sebatas kemampuan sudah dilakukan, maka kuatkanlah usaha Anda
dengan doa, karena doa juga termasuk usaha, bahkan bisa jadi prosentase
keberhasilannya lebih lebar, pilih waktu-waktu mustajab, lengkapi diri
dengan sebab-sebab doa mustajab, dan boleh juga meminta doa kepada orang
yang dikira shalih dan bertakwa.
Jangan Putus Asa
Usaha sudah, doa pun sudah, tetapi belum ada hasil, lalu bagaimana?
Waktu tidak berjalan mundur. Setahun, dua tahun bahkan lebih telah
berlalu, tetapi mana buahnya? Tak masalah, kembalikan masalah kepada
pengaturnya, tidak perlu disergap sikap putus asa. Di balik segala
sesuatu terkandung hikmah dari pengaturnya, cobalah untuk lebih bersabar
dan berusaha menyingkap hikmah tersebut, siapa tahu ia adalah kebaikan
Anda dan semestinya demikian.
gimana ??
cukup jelaskan ??
makanya jangan betah" deh jadi JOMBLO terus.. hahaa sama gua ge JOMBLO tapi lagi nyari neh..
ga mau terus" san begini GALAU terus ntar hahaa..